Dampak Ekonomi Penyalahgunaan Narkoba terhadap Produktivitas Perusahaan

Bagikan :

Kerugian ekonomi akibat penyalahgunaan narkoba di lingkungan kerja sering kali tidak disadari karena sifatnya yang tersembunyi. Studi menunjukkan bahwa karyawan dengan masalah penyalahgunaan zat mengalami tingkat absensi 2-3 kali lebih tinggi dibandingkan karyawan lain. Mereka juga lebih sering terlambat, mengajukan cuti sakit, dan meninggalkan pekerjaan sebelum waktunya. Akumulasi dari ketidakhadiran ini berdampak langsung pada output tim dan beban kerja rekan-rekan lainnya.

Selain absensi, penurunan produktivitas saat bekerja (presenteeism) juga menjadi masalah serius. Karyawan yang hadir secara fisik namun tidak dalam kondisi optimal akibat pengaruh zat atau withdrawal akan menghasilkan kualitas kerja yang buruk, tingkat kesalahan yang tinggi, dan pengambilan keputusan yang tidak tepat. Di sektor manufaktur, hal ini dapat berujung pada produk cacat dan waste material. Di sektor jasa, dampaknya terlihat pada menurunnya kepuasan pelanggan dan hilangnya peluang bisnis.

Investasi pada program tes narkotika berkala terbukti memberikan return yang positif bagi perusahaan. Data dari berbagai industri menunjukkan penurunan angka kecelakaan kerja, klaim kompensasi, dan turnover karyawan setelah implementasi program screening yang konsisten. Lebih dari itu, lingkungan kerja yang bersih dari narkoba menciptakan budaya perusahaan yang lebih sehat dan meningkatkan employer branding di mata calon karyawan potensial.

Informasi Lainnya

Scroll to Top